Postingan

Tentang Dia

Dia ga seperti dia yang dulu? Dia berubah? Ga usah heran brader.  Allah telah takdirkan dia melaui banyak hal. Allah takdirkan dia bertemu dan mengenal beragam macam orang. Dia diberikan Allah kesempatan belajar dari banyak guru, ditempatkan oleh Allah diberbagai lingkungan, diperjalankan dari timur ke barat, selatan ke utara mungkin, Allah berikan dia ujian, dan cobaan. Yang semua itu mau ga mau, sadar atau ga sadar membuat dia banyak berubah. Berubah cara pandangnya, berubah prinsipnya, berubah penampilannya, berubah perilakunya, berubah sifatnya, bahkan gaya hidupnya.   Allah udah atur perjalanan hidup dia. Ga usah heran dia ga kaya dulu lagi. Kamu ga suka dia karna ga seperti dulu lagi its okey. Ga apa-apa. Tapi kalau kamu rasa dia berubah menjadi lebih buruk maka tugas kamu sebagai teman yang baik, nasehati dia. Tegur dia semampu kamu. Ajak dia agar baik seperti dulu lagi seperti yang kamu suka. Bukan malah kamu merasa jijik. Bukan malah kamu ga peduli. Bukan kamu tinggal...

Cinta Suci

Gambar
Maafkan aku yg berpaling dari memandang mu.  Aku menghindari cinta yg berawal dari pandangan. Sebab aku tahu pandangan kita terbatas, hanya melihat paras, akhlak, tingkah laku saja. Bagaimana mungkin aku memulai cinta dengan sesuatu yg terbatas? Maka izinkan aku mencintaimu dari   hatiku, sebagai mana ibunda Aminah yg telah benar² mencintai Abdullah tanpa pernah melihat nya sebelum menikah. Seorang Abdullah yg tidak pernah silau oleh kecantikan wanita² pemuka Makkah kala itu, menjaga pandangan dan selalu berpaling dari mereka, bahkan terhadap wanita yg menawarkannya 100 ekor unta.  Namun perhatikan bagaimana kesucian bunda Aminah telah menjadi magnet yg menarik Abdullah mengetuk pintu rumah nya.  Tidak usah tanya kan lagi mengapa mereka bisa berjodoh Tidak usah terheran lagi siapa yang akhirnya terlahir dari pasangan itu Mereka dipertemukan atas dasar kesucian Mereka menikah berlandaskan ketaataan Mereka bersatu karna kebeningan hati Lalu siapa kita  Kita y...

Cinta sejati cinta abadi

Katanya.. rangkain kata-kata indah itu tercipta dari seorang yang teracuni cinta. Ketika kita cinta terhadap seorang insan, tanpa sengaja, tanpa banyak berfikir terukir dan seolah terbesit kalimat-kalimat indah untuk dirinya orang yang kita cintai secara spontan. Bait-bait indah tercipta untuk di persembahkan padanya. Barisan kalimat mudah tersusun menggambarkan dirinya, tentang dirinya, untuk dirinya, seorang yang kita sayangi. Begitu pulalah cinta kita terhadap Rabb. Terkadang tatkala kita bersimpuh bermunajat pada sang ilahi, kita bingung mengungkapkan secara indah perkara hajat - hajat yang kita miliki. Padahal sekiranya Rabb adalah pusat terbesar cinta kita, kalimat-kalimat mempesona akan mengalir dengan sendirinya. Itulah yang kudapati dari seseorang. Sekarang mari kita perhatikan, seperti apa munajat kita selama ini? Sebab dari sanalah tergambar bentuk bukti cinta kita padaNya. Terkadang kita memaksakan kehendak agar mencintai nya. Berupaya melukis baris - baris cantik unt...

Gombal Maut

Rembulan tak jadi menyeruakkan cahaya nya Sembunyi di balik awan Karna malu ber adu dengan ketampanan mu Bulan saja malu.. apalagi aku Ahh.. rasa malu itu Bagaimana cara menguburnya Rasa ini telah menghianati lisannya Menjadi repot karena nya Cinta ini tak usah terjadi Meski cinta ini bertepuk dua tangan Aku tak sanggup bersaing dengan ribuan Kilauan bintang, sedang diri ana hanya satu mentari yang menyilaukan  nan panas Kau pun tak akan mampu bertahan satu cinta Aku hanyalah diriku. Miskin jiwa Letih aku dalam kerinduan Bosan terhadap hati yang terlalu cerewet Soal cinta mungkin aku beruntung Namun tentang taqdir aku tak tahu Wahai cinta... Bersatu bukan yang terbaik Tapi jikalau melihat kenyataan kau bersama yang lain.. .... ... .. . Seperti nya aku ga sanggup

Hati ini terlalu sempit

Hari demi hari terasa lama sekali. Dan hanya aku yang mengalami. Disini bukan tempatku, di suasana yang santai tapi tak damai, luang tapi tak lapang, tersenyum tapi tak bahagia, tertawa tapi tak gembira.  Namun aku juga tak berharap kembali. Belum mampu menghadapi ujian yang menanti. Yang disini.. tak usah lihat aku. Yang disana.. tak usah menanti. Aku bukan siapa siapa. Aku tak bisa apa-apa. Aku tak suka kegiatan apa apa. Mereka melihatku dengan pandangan mereka maka biar kan aku lakukan sebaliknya.  

Isyarat Cinta

Aku melihat sesuatu pada dirimu..  Tapi aku hanya ingin diam.. Dan tersenyum kecil.. Lambat laun sesuatu itu semakin terlihat akan Tetapi jujur lama-lama aku tak tahan. Bukan kamu yang kutakutkan, sebab cintamu telah terkunci namun dia dia yang kau sandiwarai aku hawatir mereka menganggap serius dan benar-benar menaruh hati. Tapi lupakan saja,, buat apa. Maka sebaiknya aku mohon pada Allah agar Allah balikkan hatiku sehingga bukan lagi untukmu dan agar kejujuranku itu lenyap.  Dan kau..  Lakukan yang kau suka Mungkin ini sebab ulah ku tapi.. Harusnya kau tidak lakukan itu,,  yang ku perbuat hanya sedikit tapi kau..  Balas bertubi-tubi.. Kamu kira ini lucu?  Sepertinya awalnya begitu..  Tapi tidak untuk sekarang.. aku bisa saja membalas dengan yang lebih menyakitkan kecuali Allah telah membalik hatimu Aku tidak percaya diri karena Allah memiliki kehendak atas hati setiap insan..  Allah lukiskan cinta agar indah pada tempatnya Aku menyer...